Deskripsi

Contoh paragraf deskripsi

Dari balik tirai hujan sore hari pohon-pohon kepla di seberang lembah itu seperti perawan mandi basah, segarpenuh gairah,dan daya hidup. Pelepah-pelepah yang kuyup adalah rambut basah yang tergerai dan jatuh di belahan punggung. Batng-batang yang ramping dan meliuk-liuk oleh embusan angin seperti tubuh semampai yang melenggang tenang dan penuh pesona. Ketika angin tiba-tiba bertiup lebih kencang pelepah-pelepah itu serentak terjulur sejajar satu arah, seperti tangan-tangan penari yang mengikuti irama hujan, seperti gadis-gadis tanggung berbanjar dan bergurau di bawah curah pancuran . Pohon-pohon kelapa itu tumbuh di tanah lereng membuat pemandangan seberang lembah itu seperti lukisan alam gaya klasik Bali yang terpapar di dinding langit. Selain pohon kelapa yang memberi kesan lembut dibatang sengon yang lurus dan langsing menjadi garis-garis tegak berwarna putih dan kuat. Ada beberapa pohon aren dengan daun mudanya yang mulai mekar kuning dan segar. Ada pucuk pohon jengkol yang berwarna coklat kemerahan, ada bunga bungur yang unguberdekatan dengan phon dadap dengan kembangnya yang benar-benar merah. Dan batang-batang jambe rowe sejenis pinang dengan buahnya yang bulat dan lebih besar, memberi kesan purba pada lukisan yang terpanjang disana.

 

Teknik Penulisan Deskripsi Sebuah Ruangan (Benda)

  • Tentukan sebuah ruangan yang akan dideskripsikan misalnya; ruangan dapur yang ada seseorang di dalamnya.
  • Lakukanlah observasi dengan menggunakan sebanyak mungkin alat indra; mata, telingan, hidung, kulit (untuk suhu udara), serta lidah jika sempat mencicipi makanan yang sudah selesai dimasak.
  • Mulailah dengan sebuah ‘kesan pertama’ lakukan pengembangan observasi berdasarkan spasi, menyapu pandangan dari kanan ke kiri, atau dari kiri ke kanan.
  • Selipkan beberapa referensi yang diketahui dari pengalaman sebelumnya, misalnya aroma yang menunjukkan bahwa dapur itu sedang menyiapkan makanan tertentu.
  • Pada akhirnya, sediakan satu alinea untuk kembali ke “kesan pertama” tadi, dan cari upaya untuk mengakhiri tulisan itu misalnya “ koki” dapur memandangi Anda dengan curiga.

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s